UIMA dan TK Tekaku Resmikan Aplikasi “Benih Bahagia” pada Kunjungan Ketiga Program Pengmas Hibah Kemdiktisaintek 2025

Depok – Rangkaian kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Pengmas) Universitas Indonesia Maju (UIMA) di TK TEKAKU telah mencapai puncaknya pada kunjungan ketiga yang berlangsung pada Rabu (1/10). Dalam kesempatan tersebut, tim dosen dan mahasiswa UIMA memperkenalkan sekaligus melatih penggunaan aplikasi berbasis web Benih Bahagia (www.benihbahagia.co.id), sebuah platform digital yang terintegrasi dengan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP) Kementerian Kesehatan RI.

Pelatihan ini merupakan kelanjutan dari dua kunjungan sebelumnya yang berfokus pada peningkatan kompetensi guru PAUD dalam melakukan skrining perkembangan anak dengan topik Kegiatan “Peningkatan Kompetensi Guru PAUD melalui Program SPEDE KPSP (Skrining Perkembangan Efektif dan
Efisien Menggunakan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan). Jika pada kunjungan pertama para guru diperkenalkan konsep dasar skrining perkembangan dan pentingnya deteksi dini, serta pada kunjungan kedua dilatih melakukan simulasi KPSP secara manual, maka pada kunjungan ketiga ini guru-guru PAUD diajak memasuki era digital dengan pemanfaatan teknologi berbasis web.

Pembukaan dan Pemaparan Materi

Dalam sesi pembukaan, para peserta yang merupakan guru PAUD TK TEKAKU hadir dengan penuh antusias. Acara dibuka oleh Muhammad Najiiburrohman, mahasiswa S1 Keperawatan UIMA yang bertugas sebagai MC, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Ns. Susaldi, S.ST., M.Biomed.

Dalam presentasinya, Susaldi menjelaskan latar belakang pengembangan aplikasi Benih Bahagia yang berangkat dari kebutuhan guru PAUD akan sebuah alat yang praktis, mudah diakses, dan sesuai dengan tuntutan era digital. Ia menekankan bahwa aplikasi ini tidak hanya menjadi media bantu dalam melakukan skrining perkembangan anak, tetapi juga sebagai inovasi pendidikan yang mampu menjembatani praktik manual menuju digitalisasi. Dengan aplikasi ini, guru dapat melakukan pemantauan perkembangan anak dengan lebih cepat, akurat, dan terdokumentasi secara sistematis.

Ia juga menambahkan bahwa fitur-fitur pada aplikasi Benih Bahagia dirancang berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan. Mulai dari kemudahan input data, penyajian grafik perkembangan anak, hingga rekomendasi tindak lanjut yang bisa segera disampaikan kepada orang tua. “Aplikasi ini kami harapkan menjadi sahabat guru dalam mendukung tugas sehari-hari, sekaligus memperkuat kolaborasi antara guru dan orang tua dalam memantau perkembangan anak. Selain itu, dapat menjadi nilai tambah sekolah dalam menyediakan akses skrining bagi murid/ anak didik.” ujarnya.

Pemaparan Materi Aplikasi Web benihbahagia.co.id

Simulasi dan Praktik Langsung

Setelah pemaparan materi, guru-guru peserta pelatihan diajak untuk mencoba secara langsung menggunakan aplikasi Benih Bahagia. Didampingi oleh mahasiswa dan Dosen UIMA yang berperan sebagai fasilitator, para guru berlatih menginput data anak, melakukan penilaian KPSP melalui perangkat gawai, hingga membaca hasil skrining yang otomatis ditampilkan oleh sistem.

Situasi ruang pelatihan terasa hidup. Beberapa guru tampak antusias mengajukan pertanyaan teknis, mulai dari cara Log in yang tabs teksnya tidak muncul, pengisian identitas anak, hingga bagaimana aplikasi ini bisa menghasilkan data PDF untuk disampaikan kepada orang tua. Para mahasiswa dan Dosen yang bertugas sebagai fasilitator membantu menjawab dan memandu secara sabar, memastikan setiap peserta bisa mencoba langsung langkah demi langkah.

Launching Aplikasi Benih Bahagia

Momentum penting dalam kunjungan ketiga ini adalah peluncuran resmi aplikasi Benih Bahagia. Secara simbolis, Ketua Tim Pengmas, Ns. Nur Eni Lestari, M.Kep., Sp.Kep.An., memimpin prosesi launching yang disaksikan seluruh peserta.

Laman Dashboard Aplikasi Web benihbahagia.co.id

Dalam sesi tersebut, Nur Eni menyampaikan harapan besar agar aplikasi ini tidak hanya selesai digunakan pada sesi Pelatihan, tetapi juga bisa dimanfaatkan dalam praktik sehari-hari, termasuk ketika penerimaan murid baru di TK TEKAKU. Juga dapat dikembangkan ke depannya pada tingkatan dan jenjang lanjutan, pada Anak, Remaja hingga semua siklus kehidupan). “Kami membayangkan aplikasi ini menjadi ekosistem digital bagi guru, orang tua, dan tenaga kesehatan dalam memantau perkembangan anak. Ke depannya, tentu kami akan terus menyempurnakan fitur-fiturnya sesuai kebutuhan di lapangan,” tambahnya.

Sambutan dan Penutupan

Sambutan dan Launching “Benih Bahagia” oleh Ns. Nur Eni Lestari, M.Kep., Sp.Kep.An.

Kegiatan pelatihan ini juga mendapat apresiasi penuh dari pihak Fakultas Ilmu Kesehatan UIMA, dimana dihadiri oleh Ketua Program Studi Ners. Dalam sambutannya, Ns. Yeni Koto, S.Kep., M.Kes. Ph.D., selaku Kaprodi Profesi Ners, menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah mitra.

Sambutan dari Kaprodi Profesi Ners, FIKES – UIMA, Ns. Yeni Koto, Ph.D.

“Pengmas seperti ini tidak hanya berdampak pada guru dan anak didik, tetapi juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar langsung di lapangan. Mereka dapat merasakan bagaimana hasil riset dan inovasi kampus bisa diaplikasikan secara nyata,” ujarnya.

Acara kemudian ditutup secara resmi oleh Kepala Sekolah TK TEKAKU, Ibu Rohmawati, S.Pd., yang menyampaikan apresiasi tinggi kepada tim UIMA. “Kami sangat berterima kasih atas kehadiran UIMA yang telah mendampingi kami selama tiga kali kunjungan ini. Guru-guru kami kini lebih percaya diri melakukan skrining perkembangan anak, bahkan sekarang sudah bisa menggunakan aplikasi digital yang sangat memudahkan dalam proses skrining. Kami berharap kerjasama ini bisa berlanjut di masa depan,” ungkap Rohmawati.

Sambutan dan Penutupan oleh Kepala Sekolah TK TEKAKU, Ibu Rohmawati, S.Pd.

Penyerahan Sertifikat dan Plakat

Sebagai bagian dari penutupan, dilakukan pula prosesi penyerahan sertifikat “Guru Terlatih” kepada seluruh peserta yang telah mengikuti rangkaian tiga kunjungan pengmas. Sertifikat ini menjadi bentuk pengakuan atas kompetensi baru yang telah mereka kuasai. Selain itu, Universitas Indonesia Maju juga menyerahkan plakat kenang-kenangan kepada TK Tekaku.

Penyerahan Sertifikat kepada Guru PAUD TK TEKAKU, Cinere – Depok
Penyerahan Plakat UIMA kepada TK TEKAKU

Peran Mahasiswa dalam Kegiatan

Seperti pada dua kunjungan sebelumnya, mahasiswa UIMA kembali dilibatkan secara aktif dalam kegiatan ini. Mereka bertugas sebagai fasilitator dalam praktik penggunaan aplikasi, bertindak sebagai Master of Ceremony (MC), serta membantu mengatur jalannya acara.

Keterlibatan mahasiswa menjadi salah satu bentuk pembelajaran kontekstual yang selaras dengan program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM) yang saat ini dilanjutkan dengan Program Kampus Berdampak. Dengan terjun langsung dalam kegiatan pengmas, mahasiswa mendapatkan pengalaman nyata dalam mengelola kegiatan berbasis masyarakat, sekaligus memahami tantangan implementasi inovasi di lapangan.

Kelanjutan Program

Rangkaian tiga kunjungan ke TK TEKAKU ini menandai keberhasilan UIMA dalam melaksanakan hibah Kemdiktisaintek RI 2025 melalui skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kapasitas guru PAUD dalam melakukan skrining perkembangan anak, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam digitalisasi pendidikan anak usia dini di Indonesia.

Ke depan, tim pengmas berkomitmen untuk melakukan monitoring dan evaluasi penggunaan aplikasi Benih Bahagia di TK TEKAKU, sekaligus merancang kemungkinan replikasi program di sekolah-sekolah lain. Dengan demikian, ketiga kunjungan ini menunjukkan alur berjenjang yang sistematis yang dimulai dengan pengetahuan, keterampilan manual, dan transformasi digital. Hal ini mencerminkan pendekatan komprehensif UIMA dalam memberdayakan guru PAUD, dari tingkat pemahaman konseptual hingga kesiapan menghadapi era digitalisasi. /sal

Foto Bersama

About evan

Leave a Reply

Your email address will not be published.