UIMA Ajak Warga Srengseng Sawah Terapkan Gaya Hidup Sehat untuk Cegah Obesitas dan Penyakit Jantung

Jakarta Selatan, 20 Januari 2024 — Menjaga kesehatan jantung dapat dimulai dari kebiasaan sederhana yang dilakukan setiap hari. Pilihan makanan, aktivitas fisik, dan upaya menjaga berat badan menjadi bagian penting dalam mengurangi berbagai faktor risiko penyakit jantung, termasuk obesitas.

Menyadari pentingnya pencegahan sejak dini, Universitas Indonesia Maju (UIMA) menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Promosi Gaya Hidup Sehat dan Pencegahan Obesitas sebagai Faktor Risiko Penyakit Jantung” di RW 08, Kelurahan Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, pada 20 Januari 2024.

Kegiatan ini menghadirkan Ns. Bambang Suryadi, S.Kep., M.Kes. sebagai narasumber dan diikuti oleh 30 peserta. Edukasi bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai hubungan obesitas dengan risiko penyakit jantung sekaligus mendorong penerapan gaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Edukasi Dimulai dari Kebiasaan Sehari-hari

Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh edukasi mengenai pola makan seimbang, pembatasan konsumsi makanan tinggi gula, garam, dan lemak, pentingnya aktivitas fisik, pengendalian berat badan, serta berbagai faktor risiko penyakit jantung.

Penyampaian materi dilakukan secara interaktif melalui diskusi dan tanya jawab. Peserta juga diajak mengenali kebiasaan sehari-hari yang berpotensi meningkatkan risiko obesitas, kemudian mendiskusikan perubahan sederhana yang dapat diterapkan di lingkungan keluarga.

Pembahasan menjadi lebih dekat dengan keseharian peserta ketika mengangkat pilihan makanan, aktivitas fisik yang mudah dilakukan, hingga cara menjaga berat badan tanpa harus memulai perubahan yang sulit.

Nilai Pengetahuan Peserta Meningkat 20 Persen

Hasil evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta. Rata-rata nilai pre-test sebesar 75 meningkat menjadi 90 pada post-test, atau naik 15 poin (20%) dibandingkan nilai awal.

Peningkatan ini menunjukkan bahwa edukasi yang diberikan membantu memperkuat pemahaman peserta mengenai pentingnya gaya hidup sehat dan pencegahan obesitas sebagai bagian dari upaya mengurangi risiko penyakit jantung.

Antusiasme peserta juga terlihat selama sesi diskusi. Peserta aktif membahas pilihan makanan sehari-hari, aktivitas fisik yang realistis dilakukan, serta cara menjaga berat badan. Mereka juga diajak menyadari bahwa kebiasaan yang tampak sederhana, jika dilakukan terus-menerus, dapat memengaruhi kesehatan dalam jangka panjang.

Mendorong Perubahan yang Konsisten

Sebagai tindak lanjut, peserta didorong untuk mulai menerapkan perubahan secara bertahap, seperti memilih makanan yang lebih sehat, meningkatkan aktivitas fisik, menjaga berat badan, dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Melalui edukasi yang berkelanjutan, masyarakat diharapkan tidak hanya memahami faktor risiko obesitas dan penyakit jantung, tetapi juga memiliki motivasi untuk membangun kebiasaan hidup sehat bersama keluarga.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menjadi bagian dari upaya UIMA dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat, khususnya melalui promosi gaya hidup sehat dan pencegahan faktor risiko penyakit tidak menular. Peningkatan pengetahuan diharapkan menjadi langkah awal menuju perubahan perilaku yang lebih sehat dan berkelanjutan.

About evan

Leave a Reply

Your email address will not be published.