Kesehatan lingkungan merupakan aspek penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Lingkungan yang bersih dan sehat dapat mencegah munculnya berbagai penyakit menular, terutama yang ditularkan melalui vektor seperti nyamuk Aedes aegypti penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD). Faktor yang memengaruhi kesehatan lingkungan mencakup ketersediaan air bersih, sistem pembuangan limbah, serta pengelolaan sampah rumah tangga. Observasi ini dilakukan di wilayah RT 003, RW 06, Kelurahan Semper Timur, Kecamatan Cilincing untuk mengetahui kondisi lingkungan warga, permasalahan yang muncul, serta upaya yang sudah dilakukan oleh masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungannya.

Objek observasi adalah pemukiman warga RT 003, RW 06, Kelurahan Semper Timur, Kecamatan Cilincing. Sebagian besar rumah tangga sudah memiliki Sarana Pembuangan Air Limbah (SPAL). Air bersih warga berasal dari PDAM, meski pada saat terjadi pembenahan saluran, air menjadi keruh. Dalam hal pengelolaan sampah, warga sudah memiliki program pemilahan sampah. Sampah rumah tangga dikumpulkan oleh petugas dari masing-masing rumah, kemudian dibawa ke Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS). Selain itu, terdapat kegiatan kerja bakti rutin setiap bulan sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan.
Hasil Observasi
1. Air Bersih
- Sumber air berasal dari PDAM.
- Saat perbaikan saluran PDAM, kualitas air menjadi keruh sehingga dikeluhkan warga.
2. Pengelolaan Sampah
- Tersedia program pilah sampah, namun masih ada warga yang kurang sadar dan membuang sampah sembarangan, termasuk ke got.
- Sampah rumah tangga diambil oleh petugas secara rutin lalu dikumpulkan di TPS.
3. SPAL (Sarana Pembuangan Air Limbah)
- Setiap rumah telah memiliki SPAL, meski masih sederhana.
4. Kesehatan Masyarakat
- Terdapat 1 warga yang terjangkit DBD, yang kemungkinan berkaitan dengan adanya genangan air dan lingkungan yang belum sepenuhnya bersih.
5. Upaya Masyarakat
- Adanya kerja bakti rutin tiap bulan sebagai solusi untuk membersihkan lingkungan bersama-sama.
Berdasarkan hasil observasi, kondisi kesehatan lingkungan di RT 003, RW 06 sudah memiliki beberapa hal positif, seperti adanya SPAL di tiap rumah, adanya sistem pengambilan sampah rumah tangga, serta program pilah sampah yang mendukung kebersihan lingkungan. Selain itu, kerja bakti rutin setiap bulan menunjukkan adanya kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.
Namun demikian, masih ditemukan beberapa permasalahan:
- Kualitas air PDAM yang keruh saat perbaikan saluran berpotensi menurunkan kualitas kesehatan masyarakat jika air tersebut dikonsumsi tanpa pengolahan.
- Masih rendahnya kesadaran sebagian warga dalam membuang sampah pada tempatnya. Sampah yang dibuang sembarangan ke got dapat menimbulkan penyumbatan, genangan air, serta menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.
- Kasus DBD pada satu warga menjadi bukti nyata adanya risiko kesehatan akibat kondisi lingkungan yang belum optimal.
Berdasarkan hasil observasi di RT 003, RW 06, Kelurahan Semper Timur, Kecamatan Cilincing, dapat disimpulkan bahwa kondisi kesehatan lingkungan masyarakat sudah memiliki beberapa upaya positif seperti tersedianya SPAL di tiap rumah, adanya program pilah sampah, pengambilan sampah rumah tangga oleh petugas, serta kegiatan kerja bakti rutin setiap bulan.
Namun demikian, masih terdapat beberapa masalah, antara lain kualitas air PDAM yang sempat keruh saat ada perbaikan saluran, rendahnya kesadaran sebagian warga dalam membuang sampah dengan benar, serta adanya kasus DBD pada satu orang warga yang menunjukkan masih adanya risiko kesehatan akibat kondisi lingkungan.
Secara keseluruhan, lingkungan masyarakat RT 003, RW 06 sudah memiliki sistem dasar pengelolaan lingkungan, tetapi masih perlu ditingkatkan kesadaran, kedisiplinan, dan partisipasi warga agar tercipta lingkungan yang benar-benar bersih, sehat, dan bebas dari penyakit berbasis lingkungan.



Dosen Pembimbing:
Dr. Rindu, SKM, M.Kes
Nama Kelompok :
1. Fika Alifiyani 14240000001
2. Sabrina Najwa S.A 14240000002
3. Valentino Hizkia Susanto 14240000009
Pakem Media Pakem Media