Jakarta, 8 Juli 2024 – Telah dilaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa webinar bertajuk “Edukasi Perpajakan bagi Fasilitas Kesehatan: Meningkatkan Kesadaran dan Kepatuhan dalam Pelaporan Pajak” yang diselenggarakan oleh Bapak Satria Berbudi, SE., M.Ak., dosen Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Maju (UIMA). Kegiatan ini ditujukan bagi para pelaku layanan kesehatan, seperti rumah sakit, klinik, dan laboratorium, dengan peserta yang mayoritas berasal dari bagian keuangan dan administrasi.
Webinar ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan kepatuhan perpajakan di lingkungan fasilitas kesehatan, terutama dalam hal pelaporan pajak yang benar dan tepat waktu. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi mereka dalam sesi diskusi, simulasi, serta tanya jawab seputar pelaporan pajak.
Materi yang disampaikan mencakup pengenalan jenis-jenis pajak yang umum berlaku di sektor kesehatan, seperti PPh 21, PPh 23, dan PPN, serta mekanisme pelaporan pajak melalui sistem DJP Online. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test, terlihat adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap prosedur perpajakan, termasuk tenggat waktu pelaporan dan risiko dari keterlambatan penyampaian SPT.
Salah satu sesi yang sangat diminati adalah simulasi pelaporan pajak secara langsung menggunakan platform DJP Online. Melalui pendekatan praktis ini, peserta diajak memahami langkah demi langkah proses pelaporan pajak secara mandiri. Untuk memperkuat pemahaman, tim pengabdian juga menyediakan materi dalam bentuk e-booklet, presentasi visual, dan video tutorial singkat.
Umpan balik dari peserta menunjukkan bahwa 90% dari mereka merasa lebih percaya diri untuk melaksanakan pelaporan pajak sendiri. Mereka juga mengusulkan agar kegiatan ini dapat dilanjutkan secara rutin, dengan topik lanjutan seperti audit pajak atau pembetulan SPT.
Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan jangka pendek, tetapi juga mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif akan pentingnya kepatuhan pajak sebagai bagian dari tata kelola yang baik di sektor layanan kesehatan. Dengan pemahaman yang lebih baik, peserta diharapkan mampu menerapkan praktik perpajakan yang sesuai dan berkontribusi terhadap peningkatan penerimaan negara.
Sebagai rekomendasi, kegiatan serupa sebaiknya diperluas ke wilayah-wilayah lain dan dikembangkan secara lebih aplikatif, misalnya melalui studi kasus atau konsultasi teknis mendalam. Pendampingan dan monitoring berkala juga perlu dilakukan untuk mengukur efektivitas program dalam jangka panjang.
Melalui kegiatan ini, Universitas Indonesia Maju melalui dosen Akuntansi FEB terus berupaya memperkuat kontribusinya dalam menciptakan ekosistem layanan kesehatan yang tidak hanya profesional secara administratif, tetapi juga taat dalam kewajiban perpajakannya.
Pakem Media Pakem Media