Edukasi HR: Budaya Inovasi di Era Digital Start Up Bidang Kesehatan untuk Mendorong Responsivitas dalam Organisasi Asuransi Kesehatan

Jakarta, 15 Juni 2023 – Kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Edukasi HR: Budaya Inovasi di Era Digital Start Up Bidang Kesehatan untuk Mendorong Responsivitas dalam Organisasi Asuransi Kesehatan” telah sukses diselenggarakan oleh Yulisti Putri Pratiwi, SE., M.M., dosen Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Maju (UIMA). Kegiatan ini berlangsung di PT Equity Life Indonesia, Jakarta, dan diikuti oleh staf HR serta manajer lini dari berbagai departemen yang berkecimpung dalam sektor asuransi kesehatan berbasis digital.

Pelatihan ini bertujuan untuk membangun kesadaran akan pentingnya peran budaya inovatif dalam memperkuat responsivitas organisasi, terutama di era digital yang menuntut kecepatan dan ketepatan dalam pengambilan keputusan. Pemaparan materi diawali dengan pengenalan konsep dasar inovasi organisasi dan tantangan SDM di era transformasi digital. Peserta diberi pemahaman bahwa inovasi harus menjadi bagian dari strategi menyeluruh organisasi, termasuk dalam pengelolaan sumber daya manusia.

Melalui pendekatan interaktif yang dikemas dalam bentuk diskusi kelompok, studi kasus, dan simulasi situasi, peserta diajak mengidentifikasi tantangan nyata di tempat kerja mereka. Permasalahan seperti birokrasi internal, kurangnya kolaborasi antarbagian, dan keterbatasan literasi digital diidentifikasi sebagai penghambat utama dalam mendorong budaya inovasi. Dalam sesi ini, peserta tidak hanya belajar dari fasilitator, tetapi juga dari pengalaman rekan-rekan kerja mereka, menciptakan ruang belajar kolaboratif yang produktif.

Salah satu temuan penting dari kegiatan ini adalah perubahan cara pandang peserta mengenai peran inovasi dalam organisasi. Peserta mulai menyadari bahwa mendorong inovasi bukan hanya tanggung jawab divisi teknologi atau manajemen atas, melainkan harus menjadi budaya yang melekat pada seluruh bagian organisasi—terutama unit HR. Mereka mulai memahami bahwa HR dapat menjadi motor penggerak perubahan dengan menciptakan lingkungan kerja yang mendukung kreativitas, fleksibilitas, dan adopsi teknologi.

Dari sisi output, kegiatan ini memberikan peningkatan pemahaman mengenai bagaimana strategi manajemen SDM dapat dikembangkan untuk mempercepat adaptasi terhadap perubahan eksternal. Beberapa peserta bahkan mulai merancang inisiatif internal seperti pelatihan digital, pembentukan tim lintas divisi, hingga penciptaan sistem penghargaan untuk ide-ide inovatif dari karyawan.

Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kapasitas peserta dalam menghadapi tantangan SDM di era digital, tetapi juga menegaskan pentingnya peran HR sebagai katalisator dalam membangun organisasi yang adaptif dan inovatif, khususnya di sektor asuransi kesehatan berbasis teknologi.

About evan

Leave a Reply

Your email address will not be published.