Jakarta, 17 Februari 2024
Peran audit keuangan di fasilitas kesehatan non-profit kini menjadi sorotan setelah hasil penelitian yang dilakukan oleh Cici Rosmala, Dosen Akuntansi Universitas Indonesia Maju (UIMA), menyoroti pentingnya praktik audit sebagai fondasi utama akuntabilitas dalam pengelolaan dana publik dan donasi.
Penelitian ini menunjukkan bahwa audit keuangan bukan sekadar alat pemeriksaan formal, tetapi juga berperan strategis dalam memperkuat tata kelola, membangun kepercayaan masyarakat, dan memastikan penggunaan dana berjalan efisien serta sesuai regulasi.
“Audit yang dilakukan secara independen dan rutin mampu mendeteksi kelemahan sistem pengendalian internal serta mendorong manajemen lembaga untuk melakukan perbaikan,” ujar Cici dalam laporan penelitiannya.
Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan studi literatur. Objek penelitian mencakup beberapa fasilitas kesehatan non-profit yang secara aktif atau terbatas telah melaksanakan audit eksternal.
Audit Dorong Profesionalisme Lembaga Pelayanan Kesehatan
Dalam praktiknya, audit eksternal yang dilakukan secara berkala terbukti mendorong penyusunan laporan keuangan yang lebih transparan dan akurat. Bahkan, rekomendasi hasil audit yang dijalankan secara konsisten berkontribusi langsung pada peningkatan efisiensi dana serta kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku.
Namun, penelitian ini juga menyoroti tantangan nyata: keterbatasan anggaran untuk audit, rendahnya literasi keuangan manajerial, dan akses terbatas pada data internal menjadi kendala yang menghambat optimalisasi fungsi audit.
Meski begitu, komitmen pimpinan lembaga terhadap transparansi terbukti menjadi faktor kunci dalam mengintegrasikan audit sebagai bagian dari sistem manajemen keuangan organisasi.
Implikasi Praktis dan Harapan
Penelitian ini memperkuat gagasan bahwa audit keuangan tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme verifikasi, tetapi juga sebagai alat strategis untuk membangun good governance di sektor non-profit, khususnya di lembaga layanan kesehatan.
Dengan akuntabilitas keuangan yang tinggi, fasilitas kesehatan non-profit dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat dan donor, memperkuat keberlanjutan layanan, serta memperbaiki citra organisasi sebagai penyedia layanan publik yang profesional dan bertanggung jawab.
“Rekomendasi utama dari penelitian ini adalah perlunya fasilitasi kebijakan untuk memastikan bahwa audit eksternal menjadi praktik standar dalam tata kelola keuangan lembaga non-profit,” tegas Cici.
Penelitian ini telah diterima untuk publikasi di media nasional dan direncanakan akan menjadi bagian dari diskursus strategis dalam penguatan sektor kesehatan berbasis tata kelola transparan.
Pakem Media Pakem Media