Mahasiswa, Pendidikan

Kegiatan DONOR DARAH BEM STIKIM-STIKOM IMA Mengusung Tema “Your Blood is Precious”

Jakarta – Senin (7/01/19) BEM IMA mengadakan kegiatan donor darah yang merupakan salah satu program kerja Divisi Sosial Masyarakat. Ketua Panitia Putri Mutiah menyampaikan bahwa tema kegiatan kali ini yaitu “Your Blood is Precious”. Kegiatan yang berlangsung dari pukul 08.30 WIB sampai dengan 11.30 WIB ini dilaksanakan di lantai 5 kampus STIKIM STIKOM IMA. Palang Merah Indonesia Depok (PMI Depok) merupakan pihak yang diajak bekerjasama dalam donor darah kali ini, ada 8 personil diturunkan dari pihak PMI yaitu 1 Dokter dan 7 tenaga medis. Kegiatan ini disambut baik oleh warga kampus STIKIM STIKOM IMA. Hal ini dibuktikan pada partisipasi mereka yang ikut berdonor darah, yaitu dosen, staf kampus, mahasiswa dan bahkan office boy (OB) yang turut melakukan donor darah ini. Dengan dihadiri 62 orang peserta sudah melebihi target yang kami tentukan yaitu 50 orang target kami.

Kegiatan donor darah akan membantu masyarakat yang membutuhkan, karena ketersediaan darah di PMI (Palang Merah Indonesia) seringkali kosong untuk semua jenis golongan darah. Menurut Kementerian Kesehatan RI, stok darah yang harus disediakan oleh PMI minimal 2 hingga 2,5% dari jumlah penduduk. Beberapa kasus lain seperti kecelakaan  dan proses melahirkan juga merupakan penyebab kondisi ini tentu menuntut instansi yang terkait, seperti PMI dan rumah sakit untuk selalu memiliki persediaan darah yang mencukupi. Namun ironisnya tak jarang kita temukan kasus kurangnya kantong darah di rumah sakit sementara kebutuhan akan darah terus meningkat. Salah satu cara untuk menyelesaikan kasus kurangnya persediaan darah adalah dengan melakukan donor darah secara rutin. Adapun pesan dan kesan yang disampaikan oleh Putri Mutiah selaku ketua pelaksana untuk kegiatan ini yaitu “Saya senang telah menjalankan salah satu program kerja saya yaitu donor darah. Saya harap jika mengadakan donor darah lagi pemberitahuan yang lebih luas di masyarakat sehingga tidak hanya warga kampus saja yang bisa ikut mendonorkan darahnya”. (Laporan: Departemen Kemahasiswaan Stikim-Stikom IMA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *