Gaya Hidup, Kesehatan, tips

Adaptasi Kebiasaan Baru di Era New Normal

Pada awal bulan Maret 2020, pemerintah mengumumkan kasus pertama positif Corona di Indonesia. Terhitung sejak bulan ketiga pada awal tahun 2020, pemerintah mulai melakukan upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19. Dilansir dari laman CNN Indonesia, diketahui bahwa wilayah DKI Jakarta menjadi wilayah dengan angka kejadian tertinggi (7/4/2020) yaitu lebih dari 1.300 orang yang telah terinfeksi Virus Corona dan 133 orang dinyatakan meninggal dunia.

Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengambil langkah awal dengan pelaksanaan PSBB atau Pembatasan Sosial Berskala Besar untuk pertama kalinya. Dengan peraturan ini, pemerintah berupaya membatasi aktivitas masyarakat di luar rumah seperti pergi ke kantor, sekolah, berkumpul dengan melibatkan banyak orang, serta fasilitas kesehatan. Selain membatasi aktivitas, masyarakat harus mematuhi beberapa protokol kesehatan seperti sering cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menggunakan masker, dan menjaga jarak (social distancing).

Namun seiring berjalannya waktu, berbagai masalah muncul mengingat berbagai aktivitas tertunda, salah satunya kegiatan perekonomian. Melihat masalah yang ada, pemerintah khususnya  DKI Jakarta mengeluarkan Peraturan Gubernur DKI Jakarta nomor 51 tahun 2020 tentang ‘’Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar Pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman dan Produktif ’’.

Dalam peraturan tersebut, masyarakat mulai diberi sedikit kelonggaran dalam beraktivitas. Dilansir dari laman Alodokter, Anda dapat kembali beraktivitas seperti biasa dengan catatan mematuhi protokol kesehatan saat berada di luar rumah, seperti saat berada di tempat-tempat tertentu yakni:

Saat di Kantor

Usahakan untuk tetap menjaga jarak antar rekan kerja, dengan memberi batas meja kerja minimal 1 meter. Selalu gunakan masker, walau di dalam ruangan. Usahakan untuk membawa bekal sendiri dari rumah. Jika tidak memungkinkan, tetap dapat membeli makan di luar namun gunakanlah alat makan pribadi, supaya terjamin kebersihannya.

Saat di Transportasi Umum

Penting menjaga jarak duduk dengan penumpang lain minimal 1 meter, menggunakan masker, jangan menyentuh wajah langsung, selalu membawa handsanitizer. Pastikan setelah turun dari angkutan umum, Anda langsung membersihkan tangan dengan menggunakan handsanitizer. Disarankan untuk menggunakan kendaraan pribadi jika memungkinkan untuk meminimalisir penularan Covid-19.

Saat di Tempat Ibadah

Ibadah merupakan kewajiban setiap umat beragama. Dimasa pandemi seperti ini, tentunya membuat Anda tidak leluasa dalam beribadah ditempat yang memang terbuka untuk umum. Oleh karena itu, Anda wajib mematuhi protokol yang ada saat berada di tempat beribadah seperti memastikan suhu tubuh tidak lebih dari 37.5˚C, menjaga jarak minimal 1 meter dari jama’ah lain, membawa alat solat pribadi seperti sajadah dan mukena bagi yang beragama muslim, dan gunakan handsanitizer setelah selesai beribadah.

Saat di Pasar atau di Mal

Kebutuhan pokok tak dapat dipisahkan oleh manusia, hal tersebut diperlukan untuk bertahan hidup. Agar tetap aman dalam berbelanja, Anda harus mematuhi protokol kesehatan yang ditentukan seperti menggunakan masker, menjaga jarak 1 meter, selalu membawa handsanitizer untuk berjaga-jaga bila mana di tempat tersebut tidak tersedia tempat cuci tangan. Perlu diingat untuk tidak langsung menyentuh wajah sehabis melakukan transaksi dengan uang, karena kemungkinan besar virus Covid-19 bisa menempel pada uang. Sebaiknya gunakan e-money ketika jika situasi memungkinkan, demi menjaga keamanan.

Saat di Fasilitas Kesehatan

Pemerintah tidak menyarankan untuk berobat ke fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, puskesmas, maupun poli klinik jika tidak dalam keadaan darurat. Hal tersebut dikarenakan fasilitas kesehatan merupakan tempat penularan  Virus Corona paling berisiko, terutama bagi Anda yang memiliki daya tahan tubuh rendah.

Lakukan ini Setelah Anda Bepergian

Dilansir dari laman skata.info, demi menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh, upaya ini perlu dilakukan setelah Anda berpergian, guna terhindar dari infeksi Virus Corona:

  • Saat kembali kerumah, jangan lansung bersentuhan dengan anggota keluarga. Usahakan untuk mandi terlebih dahulu, agar tubuh Anda bersih dari virus dan kotoran yang menempel selama Anda berada diluar rumah.
  • Segeralah mencuci pakaian yang telah Anda gunakan sehabis bepergian, dengan menggunakan detergen.
  • Bersihkan peralatan yang Anda bawa setelah bepergian, menggunakan cairan desinfektan.
  • Tingkatkan daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan yang bergizi, vitamin tambahan, serta istirahatlah yang cukup.
  • Lakukan aktivitas fisik, dengan berolahraga agar tubuh tetap bugar.
  • Menjaga kesehatan mental dengan melakukan hal positif dan menyenangkan yang bisa dilakukan di rumah bersama keluarga.

Beradaptasi dengan kebiasaan baru di era new normal memang tidak mudah. Namun, jika dilakukan dengan niat serta konsisten dalam menjalankan protokol kesehatan, pasti akan berjalan dengan baik sehingga Anda terhindar dari infeksi Virus Corona. Selain Anda melindungi diri sendiri, Anda juga telah melindungi keluarga dari penularan Virus Corona. Dengan menerapkan prorokol kesehatan, artinya Anda sudah membantu tenaga kesehatan dalam menjalankan tugas mereka sebagai garda terdepan dalam menangani Virus Corona.

(Ditulis oleh: Naila Zulfa, Mahasiswa Sarjana Kesehatan Masyarakat – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju, Jakarta)

Pic: freepik

19 thoughts on “Adaptasi Kebiasaan Baru di Era New Normal

  1. informasi yang sangat bermanfaat bagi masyarakat luas dalam menghadapi keadaan yang sedang krisis seperti sekarang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *