Urban Farming Lele dalam Galon, Upaya Nyata Tingkatkan Gizi Balita di RW 16 Kapuk Cengkareng

Program Profesi Studi Ners Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Indonesia Maju (UIMA) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di RW 16 Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, melalui inovasi urban farming ternak lele menggunakan galon. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung peningkatan status gizi balita di wilayah perkotaan padat penduduk.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 200 bibit ikan lele dibudidayakan menggunakan media galon air bekas yang dimodifikasi sebagai kolam mini. Metode ini dipilih karena praktis, hemat biaya, tidak membutuhkan lahan luas, serta mudah diterapkan oleh masyarakat perkotaan.

Ns. Nur Eni Lestari, M.Kep., Sp.Kep.An dan Ns. Ahmad Rizal, S.Kep., M.Kes menjelaskan bahwa lele merupakan sumber protein hewani yang mudah diakses dan memiliki nilai gizi tinggi, sehingga sangat potensial untuk menunjang pemenuhan kebutuhan gizi balita. “Melalui ternak lele skala rumah tangga, keluarga dapat memiliki sumber pangan bergizi yang berkelanjutan dan terjangkau,” ujarnya.

Kegiatan PkM ini melibatkan mahasiswa Program Profesi Ners yang berperan aktif dalam proses edukasi, mulai dari penyuluhan gizi balita, pelatihan teknis pemeliharaan lele, hingga pendampingan masyarakat dalam perawatan harian ternak lele. Masyarakat juga diberikan pengetahuan mengenai pengolahan hasil panen lele menjadi menu sehat ramah anak.

Ketua RW 16 dan Kader Kelurahan Kapuk menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini. Menurutnya, urban farming ternak lele menjadi solusi inovatif yang relevan dengan kondisi lingkungan setempat. “Selain meningkatkan ketahanan pangan keluarga, kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran warga akan pentingnya gizi balita,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Indonesia Maju berharap masyarakat dapat mandiri dalam menyediakan sumber protein hewani sekaligus mendukung program pencegahan masalah gizi pada balita, seperti stunting dan gizi kurang. Program ini juga diharapkan dapat direplikasi di wilayah lain sebagai bagian dari penguatan kesehatan masyarakat berbasis komunitas.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menjadi wujud nyata komitmen Universitas Indonesia Maju dalam mengintegrasikan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat perkotaan.

About evan

Leave a Reply

Your email address will not be published.