Jakarta, 26 Desember 2025 – Dalam upaya mendukung transformasi digital kesehatan nasional, Tim Pengabdian Masyarakat yang merupakan kolaborasi dosen dari Universitas Indonesia Maju (UIMA) dan Institut Kesehatan dan Teknologi PKP DKI Jakarta (IKTJ) sukses menyelenggarakan pendampingan implementasi Rekam Medis Elektronik (RME). Kegiatan ini menyasar ujung tombak pelayanan kesehatan ibu dan anak, yaitu Praktik Mandiri Bidan (PMB).
Kegiatan yang bertajuk “Optimalisasi Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak: Implementasi Rekam Medis Elektronik pada Praktik Mandiri Bidan” ini dilaksanakan secara bertahap di tiga lokasi berbeda di wilayah Kabupaten Bogor pada tanggal 23 Oktober 2025. Sebanyak lima Praktik Mandiri Bidan (PMB) terpilih menjadi mitra percontohan (pilot project) dalam penerapan sistem digital ini.
Menjawab Tantangan Administrasi Manual Ketua Tim Pengabdi, Hedy Hardiana, S.Kep., MKM, menjelaskan bahwa program ini dilatarbelakangi oleh tingginya beban administrasi yang ditanggung oleh para bidan. “Selama ini mayoritas PMB masih menggunakan pencatatan manual yang mengandalkan buku KIA, kohort, dan register terpisah. Hal ini tidak hanya memakan waktu, tetapi juga rentan terhadap risiko kehilangan data dan fragmentasi riwayat pasien,” ujarnya.
Padahal, sesuai Peraturan Menteri Kesehatan No. 24 Tahun 2022, fasilitas pelayanan kesehatan diwajibkan untuk beralih ke sistem elektronik. Oleh karena itu, tim pengabdi hadir memberikan solusi berupa aplikasi RME berbasis web yang dirancang khusus menyesuaikan alur kerja bidan.
Solusi Digital untuk Efisiensi Pelayanan Sistem yang diperkenalkan dalam kegiatan ini menawarkan berbagai fitur unggulan, antara lain:
- Dashboard Pasien Terintegrasi: Memudahkan bidan memantau riwayat kesehatan ibu hamil (ANC), persalinan, hingga nifas dalam satu tampilan.
- Pelaporan Otomatis: Fitur yang mampu mengolah data input menjadi laporan standar (PWS-KIA) untuk Puskesmas, memangkas waktu rekapitulasi manual.
Dalam pelaksanaannya di tiga lokasi, para bidan diberikan pelatihan intensif mulai dari konfigurasi hingga simulasi penggunaan aplikasi dengan pendampingan langsung dari tim dosen dan mahasiswa.
Dampak dan Harapan Antusiasme terlihat dari lima PMB yang berpartisipasi. Dengan adanya sistem ini, diharapkan waktu yang sebelumnya habis untuk urusan administrasi dapat dialihkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan klinis kepada pasien. Selain itu, digitalisasi ini diharapkan menciptakan basis data kesehatan ibu dan anak yang akurat dan terintegrasi di wilayah kerja Puskesmas Bojong Gede. Kegiatan ini didukung oleh pendanaan hibah APTIRMIKI dan melibatkan tim dosen yang terdiri dari Hedy Hardiana (UIMA), Fitria Aryani Susanti (UIMA), dan Lia Fitriyani (IKTJ PKP DKI Jakarta), serta dibantu oleh mahasiswa Shabrina Rizkia Putri dan Sheilla Azkia Amanda.








Pakem Media Pakem Media