
Jakarta Selatan, 11 Juni 2024 — Universitas Indonesia Maju (UIMA) melalui Program Studi Sarjana Gizi melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Penyuluhan Jajan Sehat pada Anak Sekolah di SDN Pasar Minggu”. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa sekolah dasar mengenai pentingnya memilih jajanan yang sehat, aman, dan bergizi untuk mendukung pertumbuhan serta kesehatan mereka.
Kegiatan ini dipimpin oleh Lulu’ul Badriyah, S.KM., M.KM., selaku dosen Program Studi Sarjana Gizi dengan bidang keahlian Gizi Masyarakat, bersama lima mahasiswa. Pelaksanaan penyuluhan menjadi salah satu bentuk kontribusi sivitas akademika UIMA dalam menerapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya melalui edukasi kesehatan dan gizi kepada masyarakat.
Anak usia sekolah merupakan kelompok yang perlu mendapatkan perhatian dalam pemenuhan gizi seimbang. Ketertarikan terhadap makanan dengan warna menarik, rasa manis, serta harga yang terjangkau sering kali memengaruhi pilihan jajanan anak. Padahal, makanan yang tidak terjaga kebersihannya atau memiliki kandungan gula, garam, dan lemak berlebihan dapat berdampak kurang baik apabila dikonsumsi secara berlebihan dan terus-menerus.
Melalui kegiatan ini, siswa mendapatkan edukasi mengenai karakteristik jajanan sehat, pentingnya menjaga kebersihan makanan, serta cara mengenali dan menghindari jajanan yang berisiko bagi kesehatan. Materi disampaikan dengan pendekatan yang disesuaikan dengan usia anak, sehingga informasi lebih mudah dipahami dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Edukasi Interaktif untuk Membentuk Kebiasaan Jajan Sehat
Penyuluhan dilaksanakan melalui penyampaian materi, penggunaan media visual, diskusi, serta tanya jawab yang melibatkan siswa secara aktif. Siswa diajak mengenali perbedaan antara jajanan yang aman dikonsumsi dan jajanan yang perlu dihindari, termasuk memperhatikan kebersihan tempat penjualan, kondisi makanan, kemasan, dan tanggal kedaluwarsa pada produk kemasan.
Pendekatan interaktif dipilih agar siswa tidak hanya menerima informasi, tetapi juga terlibat dalam proses belajar. Dengan demikian, anak diharapkan mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh ketika menentukan pilihan makanan di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.
Evaluasi kegiatan dilakukan melalui tanya jawab dan kuesioner sederhana untuk mengetahui pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan. Berdasarkan evaluasi tersebut, siswa menunjukkan pemahaman mengenai ciri-ciri jajanan sehat dan risiko mengonsumsi makanan yang tidak higienis. Sejumlah siswa juga menyampaikan keinginan untuk lebih memperhatikan pilihan jajanan mereka.
Meskipun demikian, pembentukan kebiasaan jajan sehat membutuhkan dukungan yang berkelanjutan. Ketersediaan pilihan makanan yang sehat dan aman di lingkungan sekolah menjadi salah satu faktor penting agar pengetahuan yang diperoleh siswa dapat diterapkan secara konsisten.
Kolaborasi Sekolah dan Keluarga untuk Mendukung Gizi Anak
Selain meningkatkan pemahaman siswa, kegiatan ini menekankan pentingnya keterlibatan sekolah dan keluarga dalam membentuk kebiasaan makan yang baik. Guru dapat berperan dalam memberikan pengingat dan membiasakan perilaku hidup sehat di sekolah, sedangkan orang tua dapat mendukungnya melalui penyediaan bekal bergizi serta pendampingan saat anak memilih makanan.

Sekolah juga diharapkan dapat mendorong tersedianya jajanan yang lebih sehat, menjaga kebersihan lingkungan kantin, serta memberikan edukasi gizi secara berkala. Kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan penyedia makanan di sekitar sekolah diperlukan agar anak memiliki akses terhadap pilihan jajanan yang lebih aman dan bergizi.
Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, UIMA berupaya memperkuat literasi gizi sejak usia dini sekaligus mendorong terbentuknya perilaku konsumsi yang lebih sehat pada anak sekolah. Edukasi mengenai jajanan sehat diharapkan tidak berhenti pada kegiatan penyuluhan, tetapi dapat berkembang menjadi kebiasaan sehari-hari yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Kegiatan ini menjadi salah satu wujud peran dosen dan mahasiswa Program Studi Sarjana Gizi UIMA dalam mengaplikasikan ilmu pengetahuan untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Ke depan, edukasi gizi yang berkesinambungan di lingkungan sekolah diharapkan dapat mendukung terciptanya generasi yang lebih sadar gizi, cermat memilih makanan, dan peduli terhadap kesehatan sejak dini.
Kontributor: Program Studi Sarjana Gizi, Universitas Indonesia Maju (UIMA)
Kegiatan: Pengabdian kepada Masyarakat
Lokasi: SDN Pasar Minggu, Jakarta Selatan
Pelaksana: Lulu’ul Badriyah, S.KM., M.KM., bersama lima mahasiswa Program Studi Sarjana Gizi UIMA.
Pakem Media Pakem Media