Penguatan Peran Supervisor Keperawatan dalam Pengelolaan SDM Keperawatan di Rumah Sakit Depok

Universitas Indonesia Maju – Pengelolaan sumber daya manusia (SDM) keperawatan merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga mutu pelayanan keperawatan di rumah sakit. Supervisor keperawatan memiliki peran strategis dalam mengarahkan, mengawasi, dan mengevaluasi kinerja tenaga keperawatan agar pelayanan berjalan efektif, aman, dan sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan pada 4 Januari 2025 di RSUD Depok, dengan narasumber Ns. Ahmad Rizal, S.Kep., M.Kes. Kegiatan diikuti oleh 25 peserta yang mendapatkan edukasi mengenai penguatan peran supervisor dalam pengelolaan SDM keperawatan, meliputi pembagian tugas, koordinasi, supervisi kinerja, komunikasi, pemberian umpan balik, serta penyelesaian masalah dalam pelaksanaan pelayanan keperawatan.

Tahap persiapan dilakukan melalui koordinasi dengan pihak rumah sakit dan identifikasi kebutuhan peserta. Materi disusun untuk meningkatkan pemahaman mengenai fungsi dan tanggung jawab supervisor, pengelolaan kinerja tenaga keperawatan, komunikasi efektif, serta strategi supervisi yang mendukung peningkatan kualitas pelayanan.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui penyampaian materi secara interaktif, diskusi, dan tanya jawab. Peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pengalaman serta permasalahan yang dihadapi dalam pengelolaan SDM keperawatan, khususnya terkait koordinasi tim, pembagian tugas, kedisiplinan, dan pemantauan kinerja.

Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan yang terdiri dari 20 pertanyaan, melalui pre-test sebelum edukasi dan post-test setelah kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan peserta, yaitu dari 65 pada pre-test menjadi 85 pada post-test, atau meningkat sebesar 20 poin (30,8% dibandingkan nilai awal). Hasil tersebut menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti kegiatan edukasi.

Peserta menunjukkan respons positif dan aktif selama kegiatan berlangsung. Diskusi yang dilakukan menunjukkan bahwa peserta memiliki kebutuhan untuk memperkuat kemampuan supervisi, komunikasi, koordinasi, dan evaluasi kinerja tenaga keperawatan. Beberapa tantangan yang dibahas antara lain perbedaan karakteristik anggota tim, beban kerja, serta kebutuhan komunikasi yang efektif dalam pelaksanaan tugas.

Sebagai tindak lanjut, diperlukan penguatan kompetensi supervisor secara berkelanjutan melalui edukasi atau pelatihan, supervisi rutin, serta monitoring dan evaluasi kinerja SDM keperawatan. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya pengelolaan SDM keperawatan yang lebih efektif dan berkontribusi terhadap peningkatan mutu pelayanan di rumah sakit.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa edukasi mengenai peran supervisor dapat meningkatkan pengetahuan peserta dalam pengelolaan SDM keperawatan. Peningkatan pemahaman tersebut menjadi salah satu langkah dalam memperkuat fungsi supervisi dan mendukung pelaksanaan pelayanan keperawatan yang efektif, terkoordinasi, dan berkesinambungan.

About evan

Leave a Reply

Your email address will not be published.