Universitas Indonesia Maju Gelar Edukasi “Mengenal Dampak NAPZA terhadap Kesehatan Fisik, Mental, dan Masa Depan” bagi Siswa Kelas X MPLB BPC

Kegiatan edukasi kesehatan dengan tema “Mengenal Dampak NAPZA terhadap Kesehatan Fisik, Mental, dan Masa Depan” dilaksanakan di  SMK Bunga Persada Cianjur (BPC). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran peserta, khususnya generasi muda, mengenai bahaya penyalahgunaan NAPZA serta dampaknya terhadap kesehatan dan kehidupan di masa depan.

Kegiatan ini dilakukan bersama Dosen Dr. Rindu, SKM, M.Kes dan Mahasiswa Program Studi Farmasi Semester 2 Universitas Indonesia Maju. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara bersama-sama, sehingga mahasiswa juga turut berperan dalam membantu jalannya kegiatan edukasi kepada siswa kelas X MPLB SMK Bunga Persada Cianjur.

Kegiatan diawali dengan pembukaan yang disampaikan oleh Dr. Rindu, SKM. M.Kes selaku dosen. Dalam pembukaannya, Dr. Rindu, SKM. M.Kes menyampaikan pentingnya memberikan edukasi kepada remaja mengenai NAPZA. Pengetahuan yang baik mengenai bahaya NAPZA diharapkan dapat membantu peserta lebih berhati-hati dalam memilih pergaulan dan mengambil keputusan yang tepat dalam kehidupan sehari-hari.

Sebelum memasuki penyampaian materi, peserta terlebih dahulu mengikuti pengisian pre-test. Kegiatan ini dilakukan untuk mengetahui pengetahuan awal peserta mengenai NAPZA dan dampaknya terhadap kesehatan. Peserta mengikuti pengisian dengan tertib dan menjawab pertanyaan sesuai dengan pengetahuan yang mereka miliki. Pengisian pre-test dan post-test dipandu oleh Arla dan Kharisa, yang membantu mengarahkan peserta selama proses pengisian berlangsung.

Penyampaian materi oleh mahasiswa dan mahasiswi

Setelah pengisian pre-test selesai, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai NAPZA yang dipaparkan oleh mahasiswa/i Bilqis, Zahara, Putri, Indah, Kharisa, Nabil dan Siti Khayla. Peserta diberikan penjelasan mengenai pengertian NAPZA, jenis-jenis NAPZA, serta bahaya yang dapat ditimbulkan akibat penyalahgunaannya. Materi disampaikan secara komunikatif sehingga peserta dapat lebih mudah memahami informasi yang diberikan. Penyampaian materi dilakukan oleh Bilqis, Zahara, Putri, Kharisa, Nabil dan Siti Khayla. Selain penyampaian materi, penjelasan mengenai poster disampaikan oleh Lulu dan Indah untuk membantu peserta memahami informasi yang disajikan secara lebih menarik dan mudah dipahami.

Dalam penyampaian materi dijelaskan bahwa penyalahgunaan NAPZA dapat memberikan dampak buruk terhadap kesehatan fisik. NAPZA dapat memengaruhi fungsi otak, jantung, paruparu, hati, dan organ tubuh lainnya. Penggunaan secara terus-menerus juga dapat menyebabkan ketergantungan dan meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan.

Selain berdampak pada kesehatan fisik, NAPZA juga dapat memengaruhi kesehatan mental seseorang. Penyalahgunaan NAPZA dapat menyebabkan perubahan suasana hati, kecemasan, mudah marah, sulit berkonsentrasi, serta gangguan dalam mengendalikan perilaku. Dampak tersebut dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan hubungan seseorang dengan orang-orang di sekitarnya.

Materi yang diberikan juga membahas mengenai dampak NAPZA terhadap masa depan. Penyalahgunaan NAPZA dapat menyebabkan menurunnya prestasi belajar, terganggunya hubungan dengan keluarga dan teman, serta berkurangnya kesempatan untuk mencapai cita-cita. Ketergantungan juga dapat membuat seseorang mengabaikan pendidikan, pekerjaan, dan tanggung jawabnya.

Peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya pencegahan penyalahgunaan NAPZA sejak dini. Pencegahan dapat dilakukan dengan memilih lingkungan pergaulan yang positif, meningkatkan pengetahuan mengenai bahaya NAPZA, serta mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat. Peran keluarga, sekolah, dan lingkungan juga sangat penting dalam membantu remaja menjauhi penyalahgunaan NAPZA.

Siswa dan siswi sedang menyimak penyampaian materi

Penyampaian materi berlangsung secara interaktif dan komunikatif. Peserta tidak hanya mendengarkan penjelasan, tetapi juga diberikan kesempatan untuk berpartisipasi selama kegiatan berlangsung. Suasana kegiatan yang interaktif membuat peserta lebih mudah memahami materi dan lebih berani untuk menyampaikan pendapat maupun pertanyaan.

Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab Peserta diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan mengenai materi yang telah disampaikan. Narasumber kemudian memberikan penjelasan dan jawaban sehingga peserta memperoleh pemahaman yang lebih jelas mengenai bahaya NAPZA dan cara menghindarinya.

Antusiasme peserta SMK Bunga Persada Cianjur terlihat selama kegiatan berlangsung. Peserta aktif memperhatikan materi, mengikuti diskusi, serta mengajukan berbagai pertanyaan kepada narasumber. Keaktifan peserta menunjukkan bahwa edukasi mengenai NAPZA menjadi salah satu informasi penting bagi remaja dalam menghadapi berbagai tantangan di lingkungan sekitar.

Pembagian hadiah kepada siswa/siswi 

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat memahami bahwa penyalahgunaan NAPZA tidak hanya memberikan dampak terhadap kondisi tubuh, tetapi juga dapat memengaruhi kesehatan mental dan kehidupan sosial. Dampak tersebut bahkan dapat berlanjut hingga mengganggu pendidikan, pekerjaan, hubungan dengan keluarga, serta masa depan seseorang.

Kegiatan edukasi ini juga menjadi sarana untuk mengajak peserta agar lebih peduli terhadap kesehatan diri sendiri dan lingkungan. Dengan memiliki pengetahuan yang benar, peserta diharapkan mampu mengenali risiko penyalahgunaan NAPZA dan tidak mudah terpengaruh oleh ajakan atau tekanan dari lingkungan yang dapat membawa pada perilaku negatif.

Pada akhir kegiatan, peserta mendapatkan penguatan mengenai pentingnya menerapkan pola hidup sehat dan menjauhi penyalahgunaan NAPZA. Pengetahuan yang telah diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari serta dapat dibagikan kepada teman dan lingkungan sekitar agar semakin banyak generasi muda yang memahami bahaya NAPZA. Kegiatan ”Mengenal Dampak NAPZA terhadap Kesehatan Fisik, Mental, dan Masa Depan” yang dilaksanakan di SMK Bunga Persada Cianjur (BPC) menjadi salah satu bentuk edukasi yang bermanfaat bagi generasi muda. Melalui penyampaian materi oleh para pemateri, diskusi, dan sesi tanya jawab, peserta memperoleh pengetahuan mengenai dampak NAPZA terhadap kesehatan fisik, mental, serta masa depan. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran peserta untuk menjaga kesehatan, menjauhi penyalahgunaan NAPZA, dan membangun masa depan yang lebih baik.

Foto bersama dengan Dr. Rindu, SKM. M.Kes dan siswa/siswi

About evan

Leave a Reply

Your email address will not be published.