Dalam upaya meningkatkan perlindungan anak dan mencegah kekerasan seksual pada anak usia pra-sekolah, dosen Program Sarjana Terapan Kebidanan Universitas Indonesia Maju (UIMA), Retno Sugesti, S.ST., M.Kes, bersama mahasiswa melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Generasi Sehat dan Kuat Terbebas dari Kekerasan Seksual pada Anak Pra-Sekolah”. Kegiatan ini berlangsung pada Agustus hingga Oktober 2023 di RT 04/RW 12 Ratu Jaya, Cipayung, Depok, dengan melibatkan orang tua dan kader posyandu setempat sebagai peserta utama. Anak-anak merupakan generasi penerus bangsa yang perlu dilindungi dari segala bentuk kekerasan, termasuk kekerasan seksual. Data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) pada tahun 2021 mencatat 859 kasus kekerasan seksual terhadap anak, menunjukkan perlunya edukasi yang tepat bagi orang tua dan masyarakat untuk mencegah terjadinya hal serupa. Berdasarkan studi pendahuluan, dari 20 orang tua yang memiliki anak pra-sekolah, sebagian besar masih belum memahami atau menerapkan pendidikan seksual usia dini, sehingga intervensi edukasi menjadi langkah penting untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan orang tua dalam melindungi anak-anak mereka.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dalam bentuk webinar interaktif yang dipandu oleh dosen dan mahasiswa, dengan materi meliputi pengenalan pendidikan seksual usia dini, cara mengenali tanda-tanda kekerasan seksual pada anak, strategi pencegahan, serta peran aktif orang tua dan kader posyandu dalam membimbing anak di rumah dan lingkungan sekitar. Setiap peserta mengikuti pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan setelah mendapatkan edukasi, sekaligus mengikuti diskusi interaktif dan sesi tanya jawab untuk memastikan pemahaman yang komprehensif serta kemampuan menerapkan ilmu yang didapat di kehidupan sehari-hari.
Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman orang tua mengenai cara mencegah kekerasan seksual pada anak, sementara kader posyandu memperoleh panduan praktis untuk melakukan edukasi berkelanjutan dan memantau perkembangan anak di lingkungannya. Kegiatan ini juga memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan anak dan menciptakan lingkungan yang aman bagi tumbuh kembang anak pra-sekolah. Dengan kolaborasi antara akademisi, mahasiswa, orang tua, dan kader posyandu, kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi berbasis komunitas merupakan strategi efektif untuk mencegah kekerasan seksual, sekaligus membangun fondasi generasi masa depan yang sehat, kuat, dan terlindungi.
Pakem Media Pakem Media