Indah Nawang Wulan-NPM(31220000021)-Mahasiswa S1 Psikologi UIMA Semester 6

Kamu pernah bingung gak kenapa beberapa anak ada yang cepet paham pelajaran, dan beberapa lagi keliatan susah paham terhadap pelajaran? Ya kadang emang mungkin bawaan/gen dari orang tua nya kan ya, tapi nggak dong, gak hanya itu. Ternyata pola asuh keluarga pun sangat berpengaruh loh bagi kecerdasan kognitif anak, dan hal ini bukan “katanya” lagi ya, sudah banyak fakta dan bukti melalui penelitian.
Indah Nawang Wulan, mahasiswa Psikologi Universitas Indonesia Maju, salah satu peneliti tentang Pengaruh Keluarga Terhadap Kecerdasan Kognitif Anak. Penelitian ini melibatkan 5 orang (anak-anak), dan 5 orang (orang tua). Membuktikan bahwa peran keluarga, terutama orangtua, memiliki pengaruh yang terhadap perkembangan kecerdasan kognitif anak usia dini. Dari hasil wawancara dan observasi 10 orang tersebut, lebih banyak memilih atau memakai metode pola asuh demokratis.
Pola asuh demokratis terbukti sebagai jenis pola asuh yang paling mendukung perkembangan kognitif anak. Pola asuh ini ditandai dengan adanya komunikasi dua arah antara orangtua dan anak, pemberian kebebasan yang tetap dalam batasan, serta pengawasan yang disesuaikan dengan tahap perkembangan anak. Anak yang dibesarkan dalam lingkungan dengan pola asuh demokratis lebih cenderung memiliki daya pikir logis, inisiatif belajar tinggi, rasa percaya diri, dan kemampuan menyelesaikan masalah secara mandiri.
Sebaliknya, pola asuh yang terlalu otoriter atau permisif cenderung kurang efektif dalam membentuk struktur berpikir anak yang optimal. Pola asuh otoriter dapat menekan ekspresi anak dan menghambat kreativitas serta kemandirian, sedangkan pola asuh permisif seringkali menyebabkan anak tumbuh tanpa batasan yang jelas, sehingga kurang disiplin dan kurang terarah dalam mengembangkan potensi kognitifnya. Hai-hati yaaa, jangan salah pilih pola asuh.
Dengan demikian, keluarga bukan hanya tempat anak tinggal, tetapi merupakan pondasi utama dalam membentuk individu yang cerdas, mandiri, dan mampu menghadapi tantangan zaman. Melalui pola asuh yang tepat dan keterlibatan aktif dalam kehidupan sehari-hari anak, orangtua dapat menciptakan suasana yang kondusif untuk perkembangan kecerdasan kognitif sejak usia dini. Penelitian ini menjadi pengingat bahwa pemahaman dan kesadaran orang tua peran mereka dalam pendidikan dan pertumbuhan anak sangat penting. Jadiiiiii, yuk kita sama-sama belajar lebih baik dan bijak terhadap anak, ponakan, adik atau calon anak kita nanti yaaaaa!
Ditulis ulang dari hasil penelitian Indah Nawang Wulan, Mahasiswa Psikologi Universitas Indonesia Maju.
Pakem Media Pakem Media