“Scroll atau Baca? Media Sosial dan Perjuangan Remaja Menjaga Minat Literasi”

Farel Arya Nurdin-NPM(31220000010)-Mahasiswa Psikologi UIMA Semester 6

Coba kamu pikirkan: kapan terakhir kali kamu membaca buku sampai tuntas tanpa diselingi buka Instagram atau YouTube? Kalau sulit menjawabnya, tenang, kamu nggak sendirian. Banyak remaja saat ini lebih akrab dengan konten video pendek, meme, dan story ketimbang halaman-halaman buku.

Ternyata, terlalu sering scroll media sosial bisa membuat kita kehilangan kemampuan untuk konsentrasi lama-lama. Otak kita terbiasa mendapat “dopamin instan” dari notifikasi, like, dan komentar, hingga membaca terasa lambat dan kurang memuaskan. Apalagi kalau kamu multitasking: baca sambil buka chat, dengerin lagu, bahkan nonton video. Hasilnya? Informasi nggak nyangkut!

Yang lebih serius, banyak remaja mengalami efek FOMO (fear of missing out) karena ingin selalu update dengan tren. Ini bikin waktu baca makin tersisih. Belum lagi algoritma media sosial yang hanya menyajikan konten sejenis. Alhasil, remaja terjebak dalam “gelembung” informasi yang membuat mereka jarang berpikir kritis atau membuka wawasan baru sesuatu yang biasanya bisa kita dapat dari membaca buku.

Tapi jangan buru-buru menyalahkan media sosial sepenuhnya. Justru, kalau dimanfaatkan dengan benar, media sosial bisa jadi alat ampuh untuk membangkitkan semangat membaca. Misalnya, lewat komunitas literasi digital, thread edukatif, konten book review yang kreatif, atau kampanye #MingguBacaan.

Farel menyimpulkan bahwa penting bagi semua pihak guru, orang tua, hingga pembuat kebijakan untuk membantu remaja menavigasi dunia digital dengan bijak. Literasi digital yang menyenangkan, konten edukatif yang relatable, serta integrasi membaca ke dalam media sosial bisa menjadi jembatan antara dunia daring dan buku fisik.

Jadi, scroll boleh, tapi jangan lupa baca juga! Karena buku tetap punya keajaiban yang tak bisa ditandingi layar.

Ditulis ulang dari hasil penelitian Farel Arya Nurdin, Mahasiswa Psikologi Universitas Indonesia Maju

About evan

Leave a Reply

Your email address will not be published.