“Pernah Nggak Sih, Kamu Galau Banget Pas Harus Memutuskan Sesuatu? Bisa Jadi Kamu Overthinking? Ini Faktanya Menurut Penelitian”

Margaretha Daeli-NPM(31220000003)-Mahasiswa Psikologi UIMA Semester 6

Pernah nggak sih kamu merasa galau banget saat harus ambil keputusan penting, entah itu soal milih jurusan, ikut organisasi atau sekedar menentukan teman dekat? Rasanya pikiran penuh dan muter-muter, takut salah, sampai akhirnya makin bingung sendiri dan malah nggak jadi ngambil keputusan sama sekali. Nah, ternyata perasaan kayak gitu bukan cuma kamu doang yang ngalamin, lho!

Fenomena overthinking atau mikir berlebihan ini sudah diteliti secara ilmiah oleh Margaretha Daeli, mahasiswa Psikologi Universitas Indonesia Maju, yang meneliti tentang Pengaruh Overthinking terhadap Pengambilan Keputusan pada Mahasiswa

Penelitiannya melibatkan 32 mahasiswa sebagai responden dan hasilnya cukup menarik. Ternyata, sekitar 34,4% mahasiswa termasuk dalam kategori overthinking tinggi. Artinya, sepertiga mahasiswa sering banget mikir berlebihan sampai akhirnya ragu sendiri buat ngambil keputusan. Tapi menariknya, sebagian besar mahasiswa justru punya kemampuan buat ngambil keputusan yang cukup baik. Uniknya, hasil analisis statistik menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat overthinking seseorang, semakin rendah pula kemampuannya buat ngambil keputusan. Jadi, kalau kamu sering mikir berlebihan, bisa bikin kamu makin susah buat memutuskan sesuatu dengan
cepat dan tepat.

Penelitian ini juga menemukan bahwa overthinking ini bisa bikin mahasiswa ngerasa cemas, dan bingung sehingga sulit nentuin pilihan yang tepat. Hal ini sejalan sama penelitian lain yang bilang kalau mikir terlalu banyak atau berlebihan bisa bikin kita stress dan akhirnya malah menunda pengambilan keputusan. Jadi, overthinking bukan Cuma bikin kepala pusing, tapi juga bisa menghambat kita buat maju/melangkah.

Kalau kamu sering ngerasa kaya gini, penting banget buat mulai belajar mengelola pikiran biar nggak terjebak kebingungan yang nggak ada ujungnya. Misalnya, coba deh cerita ke temen, keluarga, atau manfaatkan layanan konseling di kampus kalau ada, tergantung kamu nyamannya di mana biar kamu bisa jadi lebih tenang dan percaya diri saat ngambil keputusan. Buat kampus juga, hasil penelitian ini jadi pengingat agar lebih perhatian sama kesehatan mental mahasiswa dengan menyediakan dukungan yang dibutuhkan termasuk layanan konseling dan lainnya.

Intinya, mikir itu penting, tapi jangan sampai kebanyakan mikir malah bikin kamu nggak bisa maju atau melangkah. Yuk, mulai kelola overthinking biar kamu bisa ambil leputusan dengan lebih mudah dan hidup jadi lebih enjoy.

Ditulis ulang dari hasil penelitian Margaretha Daeli, Mahasiswa S1 Psikologi Universitas Indonesia Maju.

About evan

Leave a Reply

Your email address will not be published.